Senin, 27 Agustus 2018

Candi Gembong


       Candi gembong dulunya adalah petilasan ki ageng penatas angin, ki ageng penatas angin adalah salah satu wali yang menembara saat beliau dari purbalingga menuju pekalongan khususnya daerah gembong kandang serang, beliau singgah di sekitar batu yang mirip gong di tempat itu ki ageng penatas angin bertemu keturunan wali yang bernama singa merta merta singa.
             Saat keduanya bertemu mereka bertengkar merebutkan kekuasaan lalu ki ageng penatas angin mengalah dan ki ageng penatas angin di perintah oleh singa merta merta singa untuk membabat alas watu cilik yang sekarang menjadi dukuh krikil, dan meninggalkan sebuah candi yang sekarangberupa pohon-pohon besar.
             Disisilain singa merta dan merta singa juga membabat alas, saat pembabatan alas tersebut singa merta dan merta singa di serang oleh hewan buas yang disebut macan gembong kemudian macan gembong di kalahkan dan tewas lalu dikubur di tempat pembabatan itu, dan sekarang menjadi sebuah desa yang di sebut desa gembong.
            Konon banyak mitos yang terjadi di candi gembong contohnya seperti jika seorang masuk ke candi lewat jalan pertama kemudian pulangnya lewat jalan pertama lagi maka, akan menyebabkan gila, hilang akalnya atau setres , selain itu candinya untuk pertapaan yang sangat terkenal bagi orang-orang yang menyukai dunia mistis , anehnya jika orang yang bertapa di terima oleh penunggu candi tersebut maka akan berwujud seperti manusia biasa tetapi jika orang yang bertapa tidak di terima oleh penunggu candi tersebut maka , penunggu tersebut akan berwujud dedemit , gunderwo, atau makhluk halaus yang menyeramkan lainnya .Desa gembong sampai sekarang dikenal degan desa yang makmur dan masih menjaga tradisi jaman dahulu




Tidak ada komentar:

Posting Komentar