Senin, 27 Agustus 2018

Beli Baju


Marketing        : “Permisi Pak”
Penjual                        : “Iya, ada apa?”
Marketing        : “Ini saya bawakan model baru dari Tanah Abang seperti biaa 5 kodi.”
Penjual            : “Yaudah saya ambil tapi saya lihat dulu ya Pak …. (sambil memeriksa) lo kok 1 kodi dibagian lengan belum dilubangi kancingnya?”
Marketing        : “Apa iya? Yaudah harganya saya potong 10% dari harga aslinya.”
Penjual            : “Baiklah kalau begitu ….. saya setuju Pak.” (Marketing memberikan barangnya lalu pergi, datanglah seorang pembeli ditoko)
Pelayan            : “Selamat siang Bu, ada yang bisa saya bantu?”
Pembeli           : “Apakah ada model baju yang terbaru?”
Pelayan            : “Mari sini Bu saya tunjukkan” (Sambil berjalan)
Pembeli           : “Wah, ini yang saya cari berapa harganya mbak?”
Pelayan            : “Harganya Rp. 150.000 karena ini model baru dan masih langka.”
Pembeli           : “Gimana kalau Rp. 100.000 aja.”
Pelayan           : “Belum bisa Bu, ditambah lagi aja menjadi Rp. 35.000.”
Pembeli           : “(Sambil mengecek bajunya) lho mbak lubang kancingnya belum dilubangi? Gimana kalau Rp. 115.000.”
Pelayan            : “Belum bisa mbak, ini baju model baru bahannya juga bagus.”
Pembeli           : “Yaudah harga pasnya berapa?” kalau harganya Rp. 135.000 saya belum berani mengambil.”
Pelayan            : “Gimana kalau Rp. 125.000 biar sama-sama mendapat keuntungan Bersama.”
Pembeli           : “Baiklah saya setuju. Saya ambil ya mbak, ini uangnya.” (Sambil menyerahkan uang)
Pelayan            : “O iya, terima kasih Bu. Semoga ibu bisa jadi pelanggan ditoko ini.”
Pembeli           : “Iya mbak, saya permisi dulu.”
Pelayan            : “Silahkan Bu, hati-hati dijalan.”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar